9 Cara Riset Keyword dengan Google Keyword Planner Jaman Now

Cara Riset Keyword dengan Google Keyword Planner Terbaru Khusus bagi Pemula

Memiliki sebuah website atau blog yang banyak pengunjung atau trafik, merupakan impian seorang blogger.
Untuk mewujudkan impian tersebut, seorang blogger tidak boleh sembarangan di dalam membuat artikel yang akan dipost di blognya. Cara membuat artikel pun harus mengikuti kaidah-kaidah seo friendly. Tema artikel harus jelas, kemudian menentukan kata kuncinya.

Pada saat membuat artikel harus mengetahui terlebih dahulu, apakah artikel dengan kata kunci yang ditarget tersebut ada pencarinya atau tidak, berapa jumlah pencarinya di mesin pencari google.

Salah satu fungsi riset keyword adalah proses untuk mengetahui jumlah pencarian kata kunci di mesin pencari.

Berikut ini akan dibahas 9 cara riset keryword dengan Google Keyword Planner.

  1. Pastikan anda memiliki email di gmail.com, dan umur anda di profil google paling tidak 18 tahun, jika belum 18 tahun, maka anda tidak bisa menggunakan tool ini.
  2. Masuk ke google keyword planner https://adwords.google.com/intl/id_id/home/tools/keyword-planner/.


  3. Klik link MULAI GUNAKAN KEYWORD PLANNER, maka akan muncul tampilan untuk login

  4. Ketik email dan password dengan benar, kemudian klik tombol BERIKUTNYA, akan muncul tampilan berikut :
  5. Ketik email dan password dengan benar, kemudian klik link yang ditunjuk panah merah (Tidak usah gunakan pembuatan akun terpadu ini).

  6. Klik tombol Simpan dan lanjutkan.
  7. Klik Tombol Kunci Inggris, kemudian piliah menu Keyword Planner
  8. Klik Telusuri kata kunci baru. Di sini bisa melakukan riset kata kunci dan mencari kata kunci turunannya yang cocok dengan artikel kita.
  9. 1 : Masukan kata kunci yang akan di-riset.
    2 : jika ngin mencari kata kunci dari sebuah website.
    3 : bersaarkan kategori yang disediakan google.
    6 : google.
    5 : Periode data yang ada di google. Kemudian klik tombol Dapatkan Ide, akan muncul hasilnya sperti pada tampilan berikut :

Hasil dari pencarian tersebut, buakan hanya jumlah pecarian per bulan, tetapi juga muncul keyword-keyword turunan yang berhubungan dengan keyword utama.

Itulah 9 cara riset keyword menggunakana tool gratis dari google yaitu Google Keyword Planner.

8 Langkah Cara Membuat Blog Seo Friendly di Tahun 2018

Bagaimana Cara Membuat Blog Seo Friendly di Tahun 2018?


cara membuat blog seo friendly tahun 2018

Banyak sekali artikel yang membahas mengenai cara membuat blog yang seo friendly tersebar di internet. Namun dua kata dari kalimat tersebut yaitu seo friendly penjelasannya bersifat relatif, maksudnya ada yang masih berlaku namun banyak juga sudah tidak berlaku alias expire. Mengapa dikatakan expire?. Google sebagai search engine terbesar saat ini, selalu melakukan update algoritmanya untuk menentukan cara bagaimana sebuah artikel dari sebuah website atau blog dikatakan seo friendly.

Namun secara umum, langkah-langkah membuat blog yang seo friendly masih tetap sama, yang berbeda adalah teknik optimasinya.

Berikut ini langkah-langkah membuat blog yang seo friendly :

  1. Menentukan topik/tema
  2. Menentukan keyword (kata kunci) untuk tema yang kita pilih
  3. Riset keyword. Silahkkan pelajari cara terbaru riset keyword paling efektif.
  4. Membuat artikel yang seo friendly
  5. Menentukan tema/template blog
  6. Posting artikel ke blog 
  7. Optimasi On page
  8. Optimasi Off page
Demikian cara membuat blog yang seo friendly di era tahun 2018 ini, mudah-mudahan bermanfaat.


Membuat dan mengkonfigurasi Server VoIP (Softswitch) dengan Asterisk dan Zoiper

Membuat dan Mengkonfigurasi Server VoIP (Softswitch) dengan Asterisk dan Zoiper (Softphone)


Kali ini kita akan membuat jaringan telepon gratis dengan memanfaatkan jaringan LAN yang ada.
Dalam membuat jaringan telepon lokal dan gratis ini, tentunya kita membutuhkan sebuah server. Dalam hal ini yang kita butuhkan adalah server VoIP karena kita menggunakan jaringan LAN, juga software telepon untuk digunakan di client (baik di komputer ataupun di handphone).

Sebagai pemula kita gunakan VoIP Server yang sudah terkenal yaitu asterisk, namun kali ini kita gunakan yang versi windows, yaitu astersikwin32.
Sedangkan untuk clientnya kita gunakan Zoieper.

Berikut-berikut langkah-langkah instalasi softswitch asteriskwin32 :

1. Jika sobat belum punya aplikasi installernya silahkan download di server softswitch.
konfigurasi softswitch

2. Double klick file di atas, maka akan muncul tampilan seperti ini

3. Klik saja tombol Next
4. Pilih I accept the agreement, kemudian klik tombol next


5. Pada langkah ini, sobat diberikan pilihan untuk menentukan lokasi di folder mana server softswitch asteriskwin32 akan diinstal, kemudian klik tombol next untuk melanjutkan instalasi.
6. Jika di komputer sobat sudah pernah diinstal softswitch ini, pilih PBX Update, tetapi jika baru melakaukan instalasi maka pilih PBX New Installation, kemudian klik tombol next, dan tunggu sampai proses instalasi selesai. Jika sudah selesai maka akan di windows desktop akan muncul icon PBX Manager


Proses instalasi server Voip (Softswitch) dengan asteriskwin32 sudah selesai.


Konfigurasi Server VoIP Softswitch

1. Jalankan Server VoIP, Klik tombol start, klik AsteriskWin32 GUI


2. Tunggu sampai muncul tampilan di bawah ini


3. Setelah Statusnya Asterisk Ready, Klik PBX Manager, akan muncul tampilan berikut


artinya sever VoIP asterisk sudah siap digunakan.

4. Klik Admin untuk mengkonfigurasi extension.

5. Akan muncul tampilan untuk msngisi password

6. Isi password dengan admin, dan klik OK, maka akan muncul tampilan berikut


7. Klik PBX Params, akan muncul tampilan di bawah ini 


8. Klik SIP Option, disini kita akan mengisi Host/IP dengan IP Address komputer dimana server VoiP asteriskwin32 diinstal



9. Di sini kita akan mengisi Host/IP dengan IP Address komputer dimana server VoiP asteriskwin32 diinstal, isi port dengan 5060 atau 5061, biarkan Extern IP dan Locahet dikosongkan, kemudian klik save.

10. Setelah di save akan kembali ke menu utama dari PBX PARAMS, 



11. Klik PBX Moduls, untuk menambahkan modul-modul yang diperlukan komunikasi telepon VoIP.




12. Pada gruo Modules to Load, harus ada file yang diberi tanda kuning, jika belum ada, maka cari di bagian sebelah kiri, kemudian pilih dan klik tombol load untuk menambahkannnya.
13. Klik Save, kita kembali ke menu utama


Konfigurasi Dial Plan

Konfigurasi merupakan proses konfigurasi user atau ekstension yang akan digunakan oleh voip client, ekstension ini merupakan deretan angka yang kita tentukan sendiri. Namun pada server VoIP asteriskwin32 ini karena mungkin versi gratis alias free, kita tidak bisa menambah ekstension atau user, tapi kita sudah disediakan 3 user untuk SIP dan 1 user intuk ..

Ini langkah-langkah kofigurasi dial plan

1. Kembali kita ke Tampilan utama dari PBX Admin 




1. Kembali kita pilih menu DIAL PLAN, maka akan muncul tampilan berikut :


2. Pilh atau klik salah satu eksension yang akan kita seting, contohnnya 3000, maka akan muncul tampilan berikut ini :




3. Isi passwordnya sesuai sesuai keinginan kita, kemudian klik save.
4. Lakukan hal yang sama untuk konfigurasi ekstension yang lain.
5. Setelah selesai meng-konfigurasi ekstension kita kembali ke menu utama

6. Sampai di sini konfigurrasi server selesai, kita kembali ke menu utama dengan meng-klik tombol yang dilingkari merah.


7. Klik tombol QUIT, Kemudian kita akan me-restart server.
7. Klik Menu Tools -> PBX Reload, untuk me-restart server VoIP, agar konfigurasi server yang sudah kita lakukan berjalan. Proses Konfigurasi Server VoIP Selesai />

Pengertian Ekstensi dan Dial Plan pada server VoIP

Pengertian Ekstensi dan Dial Plan pada server VoIP


Pengertian Ekstensi


Agar lebih mudah untuk memahami apa itu ekstensi dan apa itu dial plan pada server voip.

Extensi dan dial plan server voip dianalogikan seperti PABX. Ekstensi adalah data client voip , misalnya komputer ke 1 ekstensinya 001 , komputer kedua eksetnsinya 002, komputer ketiga ekstensinya 003 dan seterusnya.

Semua ekstensi di atas ditulis di dlam sebuah file konfigurasi yaitu  file extensions.conf. Setiap  ekstensi memiliki komponen dan tahapan perintah yang tersimpan di dalam file tersebut. Di dalam file tersebut di tulis dalam format exten = extension,priority,Command(parameter). Utuk setiap extension/ekstensi, dapat didefinisikan sekumpulan perintah. Komponen yang membangun tahapan perintah extension atau command line adalah sebagai berikut :

  1. Extension adalah label dari extension, dapat berupa sebuah string (angka, huruf dan simbol yang diijinkan) atau pola yang harus di evaluasi secara dinamik untuk mencocokan dengan banyak kemungkinan nomor telepon. Setiap command line yang menjadi bagian dari extension tertentu harus mempunyai label yang sama.
  2. Priority biasanya berupa angka integer. Merupakan urutan dari perintah yang harus dijalankan dalam sebuah extension. Perintah pertama yang akan dijalankan harus dimulai dengan prioritas 1, jika tidak ada prioritas 1 maka Asterisk tidak akan menjalankan perintah extension. Setelah  prioritas 1 di jalankan, Asterisk akan menambah prioritas ke prioritas 2 dan seterusnya, tentunya jika tidak ada perintah yang menentukan prioritas mana yang selanjutnya harus dijalankan. Jika ternyata perintah selanjutnya ternyata tidak terdefinisi maka Asterisk akan menghentikan proses menjalankan perintah walaupun masih ada perintah dengan prioritas yang lebih tinggi.
  3. Command  adalah perintah yang akan di jalankan oleh Asterisk.
  4. Parameter adalah parameter yang harus diberikan kepada sebuah command. Tidak semua command / perintah membutuhkan parameter,  beberapa perintah dapat dijalankan tanpa parameter.
itulah pengertian ekstensi atau extension.

Pengertian Dial Plan


Dial Plan berfungsi sebagai routing (proses dimana suatu item dapat sampai ke tujuan dari satu lokasi ke lokasi lain) panggilan antar ekstensi, baik yang berada dalam satu IP-PBX (lokal) maupun antar IP-PBX, atau biasa disebut dial trunk.

Dalam server voip asterisk, Dial Plan diprogram dalam suatu file yang bernama extentions.conf, Setiap ekstensi dalam asterisk merujuk kepada user tertentu yang telah terdaftar di asterisk tersebut sehingga biasanya nomor ekstensi sama terhadap user id.

Pengertian PBX dan Proses Kerja PBX Server Softswitch

Pengertian PBX

PBX atau private branch exchange adalah penyedia layanan telepon yang melayani pertukaran telepon dengan pusat di dalam suatu perusahaan, dan menjadi penghubung antara telepon dari publik ke telepon perusahaan atau jaringan telepon dari perusahaan ke anak perusahaan lainnya di area yang lebih luas atau untuk publik.

PBX menghubungkan antara telepon dalam perusahaan dengan jaringan internal dan menghubungkan juga telepon dalam perusahaan dengan jaringan telepon publik (PSTN – public switched telephone network) melalui trunk, yaitu penghubung jalur komunikasi antara pengirim dengan penerima melalui central office). Jaringan ini menggabungkan telepon dengan faksimile, modem, dan hal lain yang menjadi perpanjangan dari kemampuan PBX sistem melalui trunk. Oleh karena itu, telepon dengan sistem PBX tidak hanya berfungsi untuk kegiatan telepon, namun juga dapat mengirim fax atau modem akses internet.

Awalnya, keuntungan utama dengan sistem PBX ini adalah penghematan biaya pada panggilan telepon internal; dan menghindari ‘tabrakan’ jaringan telepon internal dalam suatu perusahaan. Dari sinilah, PBX mulai dikembangkan dan popular. Layanan awal yang disediakan PBX sistem tidak mencakup hunt groups, call forwading, dan extension dialing (misal: 4632). Barulah pada tahun 1960, PBX disimulasikan dan kemudian dikenal dengan sistem Centrex. Centrex juga melayani fitur serupa dengan PBX yang berasal dari pusat jaringan telepon.

PBX dibedakan dari ‘sistem kunci’ yang dilakukan pengguna secara manual ketika ia menekan nomor tujuan. Maka dari itu, secara otomatis PBX akan menuju jalur sesuai dengan nomor yang dituju pengguna. Sistem ini disebut dengan Hybrid systems. ‘Sistem kunci ini dibuat dengan memilih jalur keluar khusus dengan menekan nomor eksternal. Namun, sistem PBX memiliki kode telepon untuk menghubungkan satu saluran dengan saluran luar (DDCO – direct dial central office), dan diikuti dengan nomor eksternal. Sistem PBX memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan telepon secara internal dan eksternal dengan menggunakan kode telepon yang telah terdaftar di Central Office maupun di DDCO.

Proses Kerja PBX Server Softswitch

Sebuah sistem IP PBX terdiri dari satu atau lebih telepon SIP, server IP PBX dan secara opsional VOIP gateway untuk terhubung ke jalur server, klien SIP, baik berupa software(softphone) atau perangkat keras berbasis ponsel, mendaftar ke server IP PBX,dan ketika mereka ingin membuat panggilan mereka meminta IP PBX untuk melakukan panggilan.

IP PBX memiliki daftar semua ponsel atau pengguna dan alamat sesuai dengan SIP mereka dan dengandemikian dapat menghubungkan panggilan internal atau rute panggilan eksternal baik melalui gateway VOIP atau menyedia layanan VOIP

Pengertian SIP (Session Initiation Protocol)

Pengertian SIP 


Apa itu SIP ?

SIP adalah singkatan dari Session Initiation Protocol merupakan protocol pensinyalan  pada layer aplikasi yang berfungsi untuk membangun, memodifikasi, dan mengakhiri suatu sesi multimedia yang melibatkan satu user atau lebih. Sesi ini adalah pertukaran data antar user yang meliputi suara,video,dan text.

SIP tidak menyediakan layanan secara langsung tapi menyediakan layanan yang dapat digunakan oleh protokol aplikasi lainnya untuk memberikan layanan yang lebih lengkap bagi pengguna, misalnya dengan RTP (Real Time Transport Protocol) untuk transfer data secara realtime, dengan SDP (Session Description Protocol) untuk mendiskripsikan sesi multimedia , dengan MEGACO (Media Gateway Control Protocol) untuk komunikasi dengan PSTN (Public Switch Telephone Network). Dengan demikian, fungsi dan operasi dasar SIP tidak tergantung pada protocol-protocol tersebut. SIP juga tidak tergantung pada protokol layer transport yang digunakan.

Pembangunan suatu komunikasi multimedia dengan SIP dilakukan melalui beberapa tahap :

  1. User location : menentukan lokasi pengguna yang akan berkomunikasi. 
  2. User availability : menentukan tingkat keinginan pihak yang dipanggil untuk terlibat dalam komunikasi. 
  3. User capability : menentukan media maupun parameter yang berhubungan dengan media yang akan digunakan untuk komunikasi. 
  4. Session setup : “ringing”, pembentukan hubungan antara pihak pemanggil dan pihak yang dipanggil. 
  5. Session management : meliputi transfer, modifikasi, dan pemutusan sesi.

Komunikasi dengan SIP 

Komunikasi pada SIP dilakukan dengan mengirimkan message yang berbasis HTTP.
Setiap pengguna mempunyai alamat yang dinyatakan dengan SIP-URI (Uniform Resource Identification).  Contoh SIP URI : sip: dede@tkj.com

Selain itu, alamat juga dapat dituliskan dalam tel-URL yang kemudian dikonversikan
menja di SIP -URI dengan parameter‘user’ diisi ‘phone’.
Contoh : tel: +62-21-2567011 ekivalen dengan sip: +62-21-2567011@tkj.com ; user=phone.

 Isi pesan di dalam SIP didefinisikan dalam 2 format (RFC 3261), seperti :
 1. Request (dikirim dari client to server), berisi operasi yang diminta oleh client.
 2. Response (dikirim dari server ke client), berisi informasi tentang permintaan status dari client.
 Ada 6 tipe utama pesan permintaan seperti di bawah ini :

  1.  INVITE : mengindikasikan jika user atau layanan sedang diundang untuk bergabung dengan sesi.
  2.  ACK : mengkonfirmasi jika client sudah menerima respon terakhir untuk permintaan INVITE, dan hanya digunakan di permintaan REQUEST.
  3.  OPTION : digunakan untuk mempertanyakan server tentang kemampuannya
  4.  BYE : dikirim oleh client user agent untuk mengindikasikan server jika percakapan akan segera dimatikan.
  5.  CANCEL : untuk membatalkan permintaan yang sedang menunggu keputusan
  6.  REGISTER : digunakan oleh client untuk mendaftarkan informasi kontak Respon pesan berisi kode status dan informasi tentang kondisi permintaan.
  Dan kode ini dibagi menjadi 6 macam:
  1.  1xx : Provisional, permintaan sudah diterima dan sedang diproses
  2.  2xx : Success, permintaan sudah diterima, dimengerti dan disetujui.
  3.  3xx : Redirection, butuh tindakan lebih lanjut untuk memproses permintaan
  4.  4xx : Client Error, permintaan salah syntax dan tidak bisa diidentifikasi jadi server tidak bisa memprosesnya.
  5.  5xx : Server Error, server gagal untuk memproses permintaan.
  6.  6xx : Global Failure, permintaan sama sekali tidak bisa diproses di server manapun

Arsitektur  SIP 

Arsitektur dari SIP terdiri dari dua komponen yaitu user agent dan servers.
User agent merupakan end point dari sistem dan memuat dua sub sistem yaitu user agent client (UAC) yang membangkitkan request, dan user agent server (UAS) yang merespon request.



SIP server adalah kesatuan fungsi logic, dimana tidak perlu memisahkan alat secara fisik. Fungsi dari empat server tersebut yaitu:


  1. Proxy Server : merupakan host jaringan yang berperan sebagai perantara yang bertujuan untuk meminta request atas nama client yang lain. Proxy harus bertindak sebagai server dan client, dia harus mengarahkan SIP request pada user agent server, dan mengarahkan SIP respons pada user agent client . Proxy server juga berfungsi untuk melakukan routing, memastikan request disampaikan pada yang berhak menerima, dan juga membuat kebijakan seperti menyakinkan bahwa pemakai tertentu diijinkan untuk melakukan panggilan.
  2. Redirect Server: merupakan kesatuan logika yang mengarahkan satu klien pada perangkat pengganti dari Uniform Resorce indicators (URIs) untuk menyelesaikan tugas request.
  3. Registrar Server : menerima dan memproses pesan pendaftaran yang mengijinkan lokasi dari suatu endpoint dapat diketahui keberadaannya. Registrar Server ini kerjanya berhubungan dengan Location Server.
  4. Location Server : menyediakan service untuk database abstrak yang berfungsi mentranslasikan alamat dengan kata / keterangan yang ada pada domain jaringan.
Protokol SIP didukung oleh beberapa protokol, diantara lain:
  • IETF Session Description Protokol (SDP), merupakan protokol yang mendeskripsikan media dalam suatu komunikasi. Tujuan protokol SDP adalah untuk memberikan informasi aliran media dalam satu sesi komunikasi agar penerima yang menerima informasi tersebut dapat berkomunikasi.
  • IETF Session Annoucement Protocol (SAP), merupakan suatu protocol yang setiap periode waktu tertentu mengumumkan parameter dari suatu sesi konferensi.
  • IETF Real-Time transport protocol (RTP), menyediakan transfer media secara real time.
  • Real-Time Control Protokol (RTCP), mengatur sesi secara periodik mentrasmit paket yang berisi feedback atas kualitas dari distribusi data.
  • ITU_T Codec merupakan algoritma pengkodean yang direkomendasikan, seperti G.723.1, G711, G.728, dan G.729 untuk audio, atau H.261 untuk video.
  

Aplikasi dan Kelebihan SIP


Aplikasi
  • Voice over Internet Protocol (VoIP)
  • Konferensi multimedia
  • Text - messaging
  • Event - notification  -> voicemail notification, callback notification
  • Unified Messaging - > voicemail2email
Kelebihan SIP
  1. General - purpose. SIP dapat diintegrasikan dengan protokol stadar IETF lainnya untuk membuat  suatu aplikasi yang berbasis SIP.
  2. Arsitektur yang terdistribusi dan scalable  . Proxy - server,  Redirect - server,  Registrar - server, dan Location - server.
  3. Sederhana. Pengiriman message berbasis HTTP (text-based), bukan binary - based. Hal ini menyebabkan SIP mudah diimplementasikan.
  4. Mobility. Seorang pengguna dapat menerima message/call yang ditujukan kepadanya. meskipun berpindah dari satu lokasike lokasi lainnya. Proxy - server akan meneruskan call ke lokasi pengguna pada saat ini.  Device yang digunakan dapat berupa PC, baik di rumah maupun di kantor,  wireless phone, IP - phone, ataupun telepon biasa.
  5. Layanan dapat dibuat dengan Call Processing Language (CPL) dan Common Gateway Interface (CGI), antara lain :
    • call waiting, call forwarding, call blocking (basic feature)
    • call - forking (melakukan call kepada beberapa endpoint)
    • Instant - messaging
    • Find - me / follow-me

Tahapan Implementasi

Biasanya ada 3 tahapan implementasi SIP sebagai berikut :
  1. Menghubungkan SIP Proxy ke existing PBX
  2. Migrasi User dan terminal ke SIP Proxy
  3. Migrasi koneksi ke PSTN dari existing PBX ke SIP

Tahap 1: Tahap pertama adalah menghubungkan SIP proxy dengan PBX system existing sebagai gateway ke PSTN. Untuk menghubungkan dari IP Network ke PSTN, SIP proxy akan me-routing-kan seluruh panggilan dari panggilan VoIP ke PSTN. Link koneksi bisa menggunakan PRI ISDN maupun T1. Pertama yang harus dilakukan adalah setup SIP proxy (SIP call manager), setelah set-up berjalan dengan baik, selanjutnya tinggal menghubungkan ke PBX existing dengan link ISDN, E1 atau T1.

Tahap 2 : Tahap selanjutnya adalah migrasi existing user dan services ke SIP. Migrasi semua handset ke SIP baik menggunakan gateway maupun mengganti dengan handset yang native SIP. Pendekatan dengan menggabungkan keduanya biasanya menjadi pilihan yang baik. Selanjutnya adalah set-up SIP application server untuk mengakomodasi fitur-fitur yang dibutuhkan user seperti voice mail, multi-party conferencing, IVR, fine me follow me dan masih banyak lagi fitur yang disupport SIP.

Tahap 3 : Tahap 3 adalah melakukan routing panggilan ke luar melalui koneksi internet.Banyak  operator memulai menjual SIP based dengan menawarkan layanan long distance dengan harga yang lebih murah. Yang perlu diantisipasi adalah nature network  internet yang unpredictable (seperti jitter dan error rate) dan tentu saja security. Sebagai tahap awal SIP dapat digunakan sebagai alternatif untuk melakukan panggilan ketika di luar kantor atau teleworkers.
Itulah sedikit penjelasan mengenai pengertian SIP (session initial protocol) di dalam VoIP. Mudah-mudahan bisa memberikan manfa'at.

Konsep kerja server Softswitch | Server VoIP Softswitch

Apa Itu Softswitch ?

Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap (PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini.

Softswitch lebih dikenal sebagai IP-PBX. Perangkat perangkat dalam sofswitch yaitu :
  • Media Gateway Controller (MGC) yang sering disebut dengan perangkat call agent. MGC atau Call Agent adalah elemen utama softswitch, berfungsi untuk mengontrol semua sesi layanan  an komunikasi, mengatur interaksi elemen elemen jaringan yang lain, dan menjembatani jaringan dengan karakteristik yang berbeda, yakni termasuk PSTN, SS7, dan jaringan IP.
  • Aplication Server.  Application Server merupakan entitas pengeksekusi aplikasi. Peran utama Application Server adalah untuk menyediakan logika layanan dan eksekusi untuk beberapa aplikasi dan layanan, contohnya seperti features, OSS, NMS.
  • Media server 
Selain memiliki berbagai perangkat, Softswitch juga memiliki kapsitas yaitu harus mampu menangani trafik panggilan minimal 4 juta BHC (Business Hosted Communications) dan dapat pula ditambah kapsitasnya sesuai kebutuhan. Kapsitas sistem ini juga harus disdesain secara modular.

Perangakat dalam softswitch harus mampu menjamin kualitas layanan dengan batas nilai seperti pada dibawah ini :
  1. One Way Delay 
  2. Delay Fariation 
  3. Information Loss 
  4. MOS (Mean Opition Socore) 
  5. Echo Cancelation 
  6. Post Dial Delay 
Fitur Fitur Softswitch : 
  1. Abreviated Dialing 
  2. Call Forwarding 
  3. Call Waiting Cancel  
  4. Calling Line Indetification Presentase (CCIP) 
  5. Clip On Call Waiting 
  6. Conterence Call 
  7. Confrex

Bagaimana Cara Kerja Softswitch ?

MGC akan bekerja di tataran pengaturan panggilannya (call control) serta call processing. MGC akan mengontrol panggilan yang masuk untuk mengetahui jenis media penggilan dan tujuannya. Dari situ, MGC akan mengirikan sinyal ke MG untuk melakukan koneksi, baik intrakoneksi jaringan sirkuit ke sirkuit atau paket ke paket maupun interkoneksi jaringan sirkuit ke paket dan sebaliknya. Jika diperlukan, MGC kan meminta MG melakukan konversi media yang sesuai dengan permintaan, atau langsung meneruskan panggilan jika tidak diperlukan konversi.

Antara MGC dan MG sendiri akan saling berhubungan dengan protokol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan MGC yang lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protokol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), sementara jika berhubungan dengan jaringan paket, maka MGC akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol).

Sedangkan MG sendiri hanya akan bekerja sebagai converter antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Di sini fungsi softswitch menjadi hanya setara dengan ‘switch analog’ dan tidak memberikan layanan yang lain. MG juga bisa bekerja di sisi pelanggan maupun penyedia layanan, dimana softwitch bukan hanya berfungsi sebagai converter, namun juga memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi ini, maka softswitch akan bekerja lebih kompleks.

Konsep Kerja Server Soft switch 

 Softswitch merupakan kumpulan dari beberapa perangkat protokol dan aplikasi yang memungkinkan perangkat-perangkat lain dapat mengakses layanan telekomunikasi atau internet berbasis jaringan IO, dimana seluruh prosesnya dilakukan dengan menjalankan software pada suatu sitem komputer.

Cara Kerja Server Soft switch 

Ketika pelanggan gateway dan telepon Ip mengirimkan sinyal satu sama lain dalam jaringan paket dengan menggunakan protokol Ip teleponi seperti H.323 atau SIP. Setelah sinyal diterima softswitch akan mengidentifikasikan panggilan yang masuk apakah berasl dari jaringan PSTN atau Jaringan IP . Jika dipanggil menggunakan jaringan IP, softswitch akan menginstrusikan originating customer gateway dan terminating customer gateway untuk merutekan packetized voice stream secara langsung. Softswitch mengontrol pembentukan (setup) dan pemutusan (release) panggilan dari dan ke pelanggan dan sekaligus mengatur hubungan pelanggan tersebut dengan internet secara simultan

Konsep kerja server Softswitch ini merupakan sub pembahasan dari Materi Teknologi Layanan Jaringan